Episode 5: Sekolah Perempuan, Kecamatan Venilale

Di episode ini kita mengunjungi sekolah perempuan di Kecamatan Venilale (sangat dekat ke Escola do Reino de Venilale), dimana kita disambut oleh kepala sekolah sendiri.

Sister Olgabelo FMA menjelaskan awal ikhwalnya sekolah ini: dibangun di tahun 1994, sekolah ini bertujuan sebagai wadah dimana para gadis lokal bisa belajar untuk mendapatkan perkejaan di industri tata boga. Maksudnya adalah ketidak mampuan seseorang untuk mengenyam pendidikan Sekolah Tinggi (universitas) tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak mendapatkan pekerjaan. Awalnya sekolah ini hanya menyediakan jurusan menjahit (fashion).

Di tahun 2003, terbawa oleh kesuksesan programnya, secara perlahan sekolah ini mulai menerima remaja laki-laki sebagai murid. Ini disebabkan oleh kebutuhan pekerja yang meningkat di industri perhotelan. Di saat ini, jurusan-jurusan baru sudah mulai terbuka: Masak, Fashion dan Perhotelan.

Sampai tahun 2010, sekolah ini telah mempunyai total 197 murid, dengan jumlah murid laki-laki sebanyak 23 orang. Sister Olgabelo menyatakan bahwa sekarang di Timor Leste, para remaja sudah mulai membuka pikiran mereka terhadap peran tradisionil gender mereka sendiri. “Karena di luar negeri, laki-laki lah yang memasak, dan roti biasanya di siapkan oleh laki-laki!” ucapan Sister Olgabelo.

Jadi mulai sekarang, para murid SMA sekolah ini sudah mulai bekerja di hotel-hotel. Ada total 16 remaja laki-laki yang bekerja di Hotel Dili selama tiga bulan. Sekolah ini juga bekerja sama dengan East Timor Development Agency (ETDA) untuk jurusan Fashion untuk meningkatkan prospek pekerjaan para murid-murid disini.

Observasi Arsitektural

Ini juga adalah bangunan pertama yang kami review yang dibangun di era Indonesia. Hal pertama yang kami sadari adalah: Tangga besar yang umum dibangunan Portugis untuk menyambut pengunjung sudah tidak ada dan diganti oleh sebuah lobi yang mengarah ke koridor. Koridor ini menghadap ke taman, yang mana menjadi tempat beraktifitas sosial and fisik, misalnya untuk waktu istirahat.

Fatin Historico berencana untuk menulis artikel mendalami ciri dan perbedaan diantara jenis-jenis arsitektur di Timor Leste di masa depan.



Tinggalkan Balasan